“Glow”, Jennifer Lopez

Jennifer Lopez

Ya kepribadian J-Lo yang seksi dan energik ingin digambarkan lewat pesona parfum yang bertuliskan namanya : Jennifer Lopez Glow after Dark Women. Dibuat oleh Gabriela Chelariu tahun 2006. Parfum “Glo”, Jennifer Lopez dengan pendapatan US $ 18,5 juta

Artis selalu memang menjadi trend setter. Oleh karena itu, untuk urusan aroma pewangi tubuh atau parfum, menempelkan nama sang artis sebagai simbol kepribadian merupakan teknik yang digunakan oleh para produsen parfum bermerk. Selain itu, memakai label nama orang ngetop macam artis memang akan lebih mudah diingat orang sebagai sebuah parfum original yang berkelas. Sekarang tersedia di jual parfum murah parfum artis
Read more

Memilih Parfum Sesuai Aroma Tubuh

Memilih Parfum Sesuai Aroma Tubuh

Seperti juga saat memilih sepatu, pakaian, gaya rambut, atau makeup, Anda harus memilih parfum yang sesuai dengan diri Anda. Terdengar tak masuk akal? Pernahkah Anda mencium aroma parfum teman Anda, merasa tertarik dan membelinya, namun ketika Anda gunakan ternyata parfum itu tidak memberikan aroma yang dipancarkan oleh tubuh teman Anda? Inilah yang disebut “kepribadian” tadi. Kita memiliki kulit yang berbeda, dan kulit lah yang memungkinkan sebuah parfum menjadi hidup.

Tergantung kepribadian dan penampilan Anda, tone parfum bisa dipilih dari yang berkesan dalam, gelap, dan misterius (seperti aroma vanila, sandalwood atau cendana, dan patchouli atau nilam), hingga yang ringan, outgoing, dan romantis (seperti sitrus, mawar, gardenia, dan melati). Lalu, bagian dari kepribadian yang mana yang ingin Anda ekspresikan? Apakah Anda ingin menampilkan sisi yang tidak pernah dilihat orang sebelumnya? Anda bisa saja menampilkan irisan dari dua kepribadian tersebut, misalnya Anda menyukai wangi yang dalam seperti cendana, tetapi juga menikmati harumnya melati.

Perlu Anda ketahui, pada dasarnya parfum terdiri atas tiga lapisan:
Lapisan atas: Wangi yang langsung dapat Anda hirup saat parfum diaplikasikan, namun aroma ini akan segera menguap.
Lapisan tengah: Selama beberapa menit hingga 1 jam setelah parfum disemprotkan, Anda akan mencium lapisan tengahnya. Aromanya akan melembut.
Lapisan dasar: Bagian dasar adalah aroma yang lebih kaya, yang akan tercium setelah 30 menit. Wangi ini akan bercampur dengan lapisan tengah untuk memberikan wangi utama dari parfumnya.

Untuk membeli parfum yang sesuai dengan aroma tubuh Anda, lakukan hal-hal berikut:
1. Jangan mengenakan parfum saat Anda mendatangi counter parfum. Hiruplah beberapa contoh parfum yang dipajang. Pilih yang menarik untuk Anda, lalu catat namanya.

2. Usapkan atau semprotkan sedikit parfum yang Anda sukai, lalu berjalanlah berkeliling selama sekitar 15 menit. Hal ini akan memberi waktu bagi parfum untuk menyesuaikan dengan aroma tubuh Anda. Selama beberapa menit ini alkohol akan memudar, sehingga membuatnya lebih mudah untuk mengetahui wangi yang sebenarnya.

3. Setelah 15 menit, hiruplah bagian kulit dimana Anda menyapukan parfum. Apakah Anda masih menyukai harumnya? Jika tidak, kembalilah ke rak tempat memajang parfum. Anda bisa mencari parfum yang lain, namun simpan dulu jenisnya. Jangan mencoba dua macam parfum pada saat bersamaan, karena Anda akan sulit menemukan wangi yang Anda inginkan.

4. Begitu Anda telah memilih satu parfum tertentu dengan melakukan tes 15 menit tadi, bila memungkinkan, mintalah sampel parfum tersebut. Kenakan parfum selama sehari sebelum membelinya, untuk melihat berapa lama daya tahannya. Ingat, parfum adalah semacam investasi. Anda tak ingin menghabiskan banyak uang hanya untuk melihat parfum tersebut teronggok di dalam kotaknya bukan?

Setelah Anda membeli parfum, Anda juga tetap harus memperlakukan parfum tersebut dengan semestinya. Berikut adalah hal-hal yang perlu dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Dos:
1. Anda tak perlu memakai satu parfum yang sama terus-menerus. Miliki beberapa jenis parfum untuk dipakai berganti-ganti. Sebaiknya Anda memilih wangi yang lebih ringan untuk kondisi apa pun, dan semprotkan beberapa kali dalam sehari. Udara panas akan membuat wangi parfum memudar lebih cepat, sedangkan udara dingin menguatkan aromanya.
2. Sebaiknya beli parfum pada sore hari, ketika indera penciuman Anda tengah berada di puncaknya.
3. Gunakan lebih banyak parfum bila kulit Anda tergolong kering. Anda harus menyemprotkan parfum lebih sering daripada orang yang kulitnya cenderung berminyak.
4. Gunakan parfum setelah Anda mandi dan mengeringkan tubuh dengan sempurna.
5. Gunakan Deo stick/spray untuk menjaga aroma parfum tahan lama 
6. Belilah Parfum asli di Jual Parfum Murah Parfum Artis

Don’ts:
1. Jangan memakai parfum berlebihan. Parfum yang terlalu tajam akan membuat atasan Anda pusing seharian.
2. Jangan menyemprotkan parfum di dekat mutiara atau perhiasan lain, karena parfum mengandung alkohol yang dapat membuat merusak perhiasan tersebut.
3. Jangan mengkombinasikan parfum dengan deodoran atau sabun deodoran. Kombinasi aromanya akan menjadi tidak menyenangkan.
4. Parfum biasanya akan berakhir setelah tiga tahun (sejak diproduksi). Jangan menyimpan botol parfum dimana akan terekspos suhu tinggi atau sinar matahari. Bahkan, cologne dan eau de toilette sebaiknya disimpan di dalam lemari es untuk meningkatkan daya tahannya.
Read more

Sejarah Parfum

Sejarah Pembuatan Parfum
Sejak zaman kuno, orang Mesir telah tahu bahwa kayu dan damar tertentu berbau harum dan lembut bila dibakar. Toh, diperlukan waktu berabad-abad sebelum orang menemukan metode yang dapat mengubah bunga, buah, dan tanaman menjadi esens, absolut, dan resinoid. Produk-produk itu merupakan hasil keterampilan teknik tingkat tinggi, yang dicapai melalui eksperimentasi serta perbaikan alat dan perangkatnya secara terus-menerus. Banyak mesin yang berlainan yang harus diuji coba sebelum versi finalnya menjadi alat penyulingan modern.
Ada lima teknik untuk memproduksi parfum. Yang pertama, paling kuno, adalah maceration: penyatuan antara wewangian dan lemak melalui pemanasan. Sama dengan yang pertama, teknik kedua, enfleurage, berupaya menyatukan wewangian dan minyak- tapi dengan cara berbeda: penyerapan wewangian melalui lemak dan benzoin. Cara ini dapat menghasilkan parfum setara bunga sebelum sebelum metode distilasi dan ekstrasi banyak digunakan. Kedua teknik yang terakhir itu berbeda sepenuhnya dengan dua cara sebelumnya.
Pada teknik ketiga, distilasi, berbagai bahan wewangian dimasukkan ke mesin penyuling, lalu dicampur dengan air dan dipanaskan hingga mendidih. Melalui pipa berleher angsa, uapnya didinginkan dan menjadi cairan: air terletak dibagian bawah, sedangkan esensnya yang berupa minyak mengambang di bagian atas. Dari esens itu, biasanya kemudian dipisahkan. Namun, kadang-kadang air bercampur esens itu dijual dalam bentuknya yang murni.
Tidak semua bunga atau tanaman dapat didistilasi, misalnya mawar centifolia, narcissus, atau mimosa. Karena itu, para ahli mengembangkan teknik keempat: ekstrasi. Bahan-bahan parfum tidak dilumatkan, tapi dicampur dengan air dan diputar berulang-ulang hingga mengeluarkan pelarut. Pelarut ini kemudian dialirkan ke ruang hampa udara, dipanaskan, dijadikan, dijadikan uap dan seterusnya sama dengan dengna proses distilasi.
Ekspresi adalah teknik terakhir. Cara ini digunakan untuk mengekstrasi minyak citrus dari buah-buahan semacam jeruk orange, lemon, dan mandarin. Minyak alami dari buah-buahan ini terdapat dalam kelenjar kecil di bagian kulitnya. Dengan pengupasan dan pemerasan, minyak yang merupakan esens wewangian dan air itu dapat keluar. Prinsip yang sama diterapkan dalam pabrikasi parfum.
Produksi selanjutnya adalah maceration dan pencampuran konsentrat dengan alkhohol dalam tabung besar tak berkarat. Itu dilakukan selama beberapa waktu untuk memperoleh kualitas parfum yang optimal. Banyaknya alkohol yang digunakan bergantung pada tipe produk  yang akan dihasilkan. Bila ekstrak, biasanya konsentrat parfum yang dimasukkan adalah 15 – 20 %, eau de toilette 5 – 10 %, sedangkan proporsi dalam eau de parfum kira-kira separuh dari kedua ukuran tadi.
Di Prancis, alkohol yang digunakan biasanya disuling dari akar gula bit, yang setelah dimurnikan memiliki bau yang netral. Lamanya proses maceration bergantung pada tipe produk. Dari beberapa minggu hingga tiga bulan. Setelah substansinya terbentuk, depositnya lalu diambil melalui teknik solidifikasi pada suhu antara 0 dan minus 10 derajat Celcius. Solidifikasi diikuti oleh filtrasi (penyaringan) yang menghasilkan cairan parfum.
Parfum adalah hasil karya artis berbakat yang menggunakan kemampuan memori, ketajaman, dan keterampilan meramunya. Toh, para pakar yang secara populer disebut “hidung” (nose) itu mengunakan lebih dari sekedar indera penciumannya. Mereka banyak menggunakan memori (ingatan) untuk membedakan bahan alami dari bahan sintetis. Lalu, dengan bantuan imajinasi dan rasa seni tinggi, para pencipta parfum berusaha menciptakan wewangian baru. Bak kata salah seorang di antara mereka, Jean Patou, “Suatu parfum diilhami oleh penemuan bau baru dan orang baru.”
Untuk itu, para calong “hidung” (nose) memerlukan pendidikan khusus dan magang sebagai asisten pada peracik parfum senior. Bandingkan dengan masa lampau, ketika keahlian diturunkan turun-temurun dalam keluarga.

Ternyata, dalam industri parfum sekarang yang berkembang pesat, hanya ada tiga perusahaan yang memiliki “hidung” sendiri: Chanel, Guerlain, dan Jean Patou, Kebanyakan perusahaan harus menyewa konsultan.
Begitu suatu parfum selesai dibuat, perusahaan pembuat akan mengundang para “hidung” (nose) profesional untuk menilai keampuhan formula wewangian barunya. Dari 5 – 10 % konsultan yang diundang, hanya satu yang memenangi kontrak. Catat pula, diperlukan waktu bulanan hingga tahunan sebelum parfum yang direkomendasi oleh konsultan kontrakan dapat diluncurkan. Produk parfum memang hasil kerja tim, antara konsultan “hidung”, pembuat parfum, dan bagian pemasaran.
Mungkin banyak diantara pembaca yang pernah menggunakan atau mendengar kehebatan parfum Chanel No. 5. Hendaknya diketahui, penciptanya adalah Ernest Beaux, pria Prancis kelahiran Moskow yang dandy. Selain menghasilkan parfum paling terkenal ini, Beaux juga menciptakan Chanel No. 20 – 24, parfum No. 22, dan Cuir de Russie bagi perusahaan Chanel, serta Soir de Paris untuk perusahaan Bourjois.
Keahlian membuat parfum ternyata dapat diturunkan. Pierre-Francois Pascal Guerlain, pencipta parfum Jacky, misalnya, mewariskan bakatnya kepada cucunya, Jacques Guerlain. Sang cucu kemudian menghasilkan parfum-parfum paling inovatif masa kini, seperti Mitsouko, Shalimar, L’Heure Bleu, Vol de Nuit, dan Apres l’Ondee.
Francois Coty adalah pembuat parfum ternama lainnya. Di samping parfum L’Origan dan Emeraude, ciptaannya yang paling terkenal bernama Chypre. Yang satu ini sedemikian aslinya sehingga dijadikan “keluarga parfum” tersendiri.
Selain itu, ada Germain Celier, wanita pertama yang masuk jajaran elite peramu parfum. Dari tangannya lahir parfum Bandit dan Vent Vert, masing-masing untuk perancang busana Robert Piguet dan Piere Balmain; lalu Coer Joie, Madame untuk Balmain; dan Monsieur Balmain serta sejumlah parfum Elisabeth Arden bagi pasar AS.
Catat pula nama ternama lain: Andre Fraysee dan Jeanne Lanving, yang bekerja sama menghasilkan parfum My Sin dan Arpege. “Seperti cinta, parfum harus menawan seorang wanita dengan seketika, “ cetus Fraysee, yang juga menghasilkan Scandal, Rumeur, dan Ptetexte.
Apakah arti parfum bagi para peracik wewangian terkenal tadi? Seorang penulis yang juga peramu parfum terkemuka, Edward Roudnitska, mengatakan, “Parfum yang indah adalah wewangian yang menghasilkan ‘kejutan’: kejutan inderawi, yang dalam kesan petamanya menggetarkan semangat, diikuti oleh kejutan psikologis, yang bertahan lama hingga parfum mulai menampilkan wujudnya … Parfum adalah tindakan pikiran yang puitis.”
Namun, itu saja tak cukup. Tak seorang pun, mungkin, akan tergerak membeli parfum yang bermerek Gajah Terbang atau yang dikemas dalam botol kecap. Citra bagi parfum mutlak perlu. Dan citra itu terkait erat dengan citra penciptanya atau perusahaan pembuatnya, aroma wewangiannya sendiri, dan selera konsumen.
Memberi nama parfum jelas tak gampang. Tidak mudah mencari nama yang tepat untuk menggambarkan wewangian. Guerlain memberikan nama yang panjang bagi produk-produknya, misalnya Voila Pourquoi J’Aimais Rosine (“Itulah Sebabnya Aku Mencintai Rosine”). Sebaliknya, Elsa Schiaparelli lebih suka yang singkat, cuma satu huruf: S. Dibutuhkan uraian panjang – itu pun belum pasti memuaskan – untuk menjelaskan mengapa produk pertama laris, sementara produk kedua kurang laku.
Nama yang megah, imajinatif, atau menyiratkan kemewahan mungkin dapat melancarkan penjualan. Tapi itu baru mungkin, belum jaminan. Ini tergambar dalam produk seperti Scarabee, Nuit de Chine, Ambre Antique, Rigalia, dan Reve sur le Nil. Namun, belakangan, justru nama-nama bersahaja bahkan cermat malah unggul di pasar. Ini dibuktikan dengan penamaan produk yang memakai nama produsen dan nomor produknya: Chanel No. 5, Givenchy III, Azzaro 9, Scherrer 2, Gucci No. 3, dan sebagainya. Nama yang netral juga ternyata laku: Toujour Moi, Nuit de Noel, Extrem, dan Reve d’Or.
Ada pula yang dinamai sesuai dengan spesialisasi produknya: Caleche, Equipage, dan Amazone. Bahkan, ada yang memakai nama kecil peramunya: Miss Dior Diorama, Diorisimo, Diorling, Diorella, dan Dioressence. Christian Dior malah menggunakan nama aneh seperti Opium dan Poison, yang ternyata laris. Ini mungkin berkaitan dengan mengglobalnya pasar, yang mendorong ke arah pemberian nama yang dapat diterima oleh masyarakat dunia.
Bentuk kemasan tak kalah menentukan: dari bentuk botol dan kotak penyimpanan hingga materi iklannya. Guna menjamin pemasaran, para produsen terkemuka tidak segan mengeluarkan biaya besar: merancang botol eksklusif dari bahan gelas istimewa, menyewa perancang terkemuka (jika perlu, menyewa Salvador Dali, pelukis surealis kondang, seperti yang dilakukan Schiaparreli, atau mengupah perancang busana Kenzo, seperti yang dilakukan Serge Mansau), hingga menggunakan artis terkenal sebagai model. Semuanya demi kelarisan produk mereka. Jual Parfum Murah Parfum Artis
Read more

Mengenal Parfum Asli

Tips Mengenal Parfum Asli  :

 1. pertama perhatikan kemasan kardusnya
Kardus harus disegel dengan plastik putih bening yang dipress menggunakan mesin (bukan hair dryer). tapi beberapa merek memang tidak menggunakan segel plastik ini seperti : CK Be, CK One, Boss Army, Benetton Tribu, Perry Ellis dll.

Sablon pada kardus terlihat halus (tidak kasar) dan ada nomor seri yang tercetak dibawah kardus yang harus sama dengan nomor seri yang ada dibagian bawah botol.
Parfum original ada 2 (dua) yang pertama Produk Original dan yang kedua Tester Original. Meski Tester Original, tetap harus terdapat Kardus berwarna Coklat / Putih yang tercantum tulisan "TESTER NOT FOR SALE" atau "DEMONSTRATION" di Kardus dan di Botol, Parfum Produk Original dan Parfum Tester Original tidak menggunakan pembungkus kain bludru atau sejenisnya.

2. Kedua Perhatikan Kondisi Botolnya
Parfum Asli (Original) tidak terlihat seperti bekas pakai. Misalnya : tutup spray longgar, ada goresan-goresan, dan sebagainya
Nomor Seri di bagian bawah botol harus sama dengan nomor seri yang ada di kardus. biasanya tercetak menggunakan printer dot matrix, atau engraved dan cetakan nomor nya rapi serta terbaca dengan jelas.
Ada Sticker Label di bawah Botol yang berisi Nomor Seri, dan masih terbaca dengan Jelas.
Read more

David Beckham

David Beckham


Siapa lagi sih olahragawan yang paling digemari banyak kalangan diluar dunia olahraganya sendiri? Sudah pasti ia adalah David Beckham. Jadi tidak heran kalau parfum original berlabelkan namanya juga diciptakan khusus untuk para pria

 Artis selalu memang menjadi trend setter. Oleh karena itu, untuk urusan aroma pewangi tubuh atau parfum, menempelkan nama sang artis sebagai simbol kepribadian merupakan teknik yang digunakan oleh para produsen parfum bermerk. Selain itu, memakai label nama orang ngetop macam artis memang akan lebih mudah diingat orang sebagai sebuah parfum original yang berkelas
Read more

Parfum “Curious” Britney Spears

 Parfum “Curious”, Britney Spears

Sudah pasti icon diva pop international jadi target para produsen parfum untuk memasarkan produknya. Tipe Circus merupakan yang paling populer karena diambil dari nama salah satu albumnya yang termasuk populer.


 Parfum “Curious”, Britney Spears dengan pendapatan US $ 14,3 juta sedangkan  Parfum “Fantasy”, Britney Spears dengan pendapatan US $ 10,1 juta pada tahun 2008 saja.



Artis selalu memang menjadi trend setter. Oleh karena itu, untuk urusan aroma pewangi tubuh atau parfum, menempelkan nama sang artis sebagai simbol kepribadian merupakan teknik yang digunakan oleh para produsen parfum bermerk. Selain itu, memakai label nama orang ngetop macam artis memang akan lebih mudah diingat orang sebagai sebuah parfum original yang berkelas
Read more

Beyonce Heat For Women

Beyonce
Dia nggak mau ketinggalan, penyanyi RnB ini juga didaulat untuk menjadi bintang parfum dengan namanya sendiri : Beyonce Heat For Women. Pemasarannya cukup baik, ketika ia juga sekaligus membintangi video iklan untuk parfum tersebut, disutradarai oleh Jake Nava yang juga sutradara musik clip lagunya If I Were Boy dan Single Ladies
 Artis selalu memang menjadi trend setter. Oleh karena itu, untuk urusan aroma pewangi tubuh atau parfum, menempelkan nama sang artis sebagai simbol kepribadian merupakan teknik yang digunakan oleh para produsen parfum bermerk. Selain itu, memakai label nama orang ngetop macam artis memang akan lebih mudah diingat orang sebagai sebuah parfum original yang berkelas.
Read more

Parfum Sean “Diddy” Combs

Read more

kategori utama parfum

Tips memilih parfum yang sesuai dengan tubuh kita harus kita kenali, karena jika salah memilih parfum maka efek lain akan timbul karena ketika Kita Memilih Parfum harus Berdasarkan Aroma Tubuh Kita Sendiri, karea parfum juga sesuatu yang sangat personal. Ada ketertarikan kuat antara aroma alami tubuh dan parfum yang digunakan. Mungkin inilah sebabnya, begitu sulit untuk menghadiahkan parfum kepada seseorang. Bisa jadi sang penerima tidak suka wangi parfum dan tidak menggunakannya.
Kita Memilih Parfum Berdasarkan Aroma Tubuh Kita Sendiri

Hanya diri kita yang mengetahui aroma tubuh kita — dan parfum apa yang cocok. Dr Havlicek punya satu eksperimen. Ia mengumpulkan lusinan wanita, dan meminta mereka memilih parfum untuk disemprotkan ke satu ketiak. Lalu, di ketiak satu lagi, disemprotkan parfum lain yang dipilih acak.

Para wanita itu kemudian diminta mencium ketiak mereka — kiri dan kanan. Yang mana yang lebih wangi? Ternyata semua responden lebih merasa pilihan mereka lebih wangi. Wanita memang tahu mana yang cocok!

Jadi, kalau kamu berencana mencari parfum baru di musim liburan ini, atau berencana membelikan parfum untuk orang lain, lebih baik datangi toko parfum dan diskusikan mana yang disuka. Jangan dengarkan apa kata penjaga toko (abaikan juga pacar kamu). Sekarang sudah terbukti hanya kamu yang paling tahu parfum apa yang cocok di badan.
Read more
 
Jual Parfum Murah Parfum Artis Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting